Abuse of Power Dalam Kasus Kerangkeng Manusia oleh Mantan Bupati Langkat: Kajian Hukum dan HAM

Ratu Amelia Rizkitiana, Nabilla Lutfiah Emiliyanti, Raisya Shafa Qotrunada, Haryo Bhaskara, Aisya Anjani Nurul Hayya, Glorya Meyhoa Suot, Mulyadi M

Abstract


The unlawful detention case involving former Regent of Langkat, Terbit Rencana Perangin-angin, exemplifies a severe abuse of power leading to significant human rights violations. This article identifies various forms of this abuse and analyzes them from a human rights perspective, referencing national laws, such as Law No. 39 of 1999, and international instruments like the Convention Against Torture and ILO Convention No. 29 on forced labor. Using a qualitative approach and literature review, the study finds that the practices of unlawful detention, torture, and labor exploitation in the private prison constitute serious human rights violations, including potential human trafficking. This case highlights the inadequacies in oversight and accountability among local officials and underscores the urgent need for a comprehensive evaluation of Indonesia's human rights protection systems. The article recommends strengthening supervisory institutions, enforcing strict legal actions against offenders, and formulating policies to prevent similar abuses in the future.

 


Keywords


Human Rights, abuse of power, human rights violations.

Full Text:

PDF

References


Indonesia. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Indonesia. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Indonesia. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Jakarta: Lembaran Negara RI Tahun 2014.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. Jakarta: Lembaran Negara RI Tahun 2007.

Indonesia. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1998 tentang Pengesahan Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment. Jakarta: Lembaran Negara RI Tahun 1998.

International Labour Organization (ILO). Konvensi ILO No. 29 tentang Kerja Paksa. Jenewa: ILO, 1930.

CNN Indonesia. 2024. “MA Batalkan Vonis Bebas Eks Bupati Langkat di Kasus Kerangkeng Manusia.” CNN Indonesia. [https://www.cnnindonesia.com](https://www.cnnindonesia.com/nasional/20241126114816-12-1170721/ma-batalkan-vonis-bebas-eks-bupati-langkat-di-kasus-kerangkeng-manusia) (diakses 10 Maret 2025).

Detik News. 2024. “Jejak Perkara Eks Bupati Langkat Divonis Bebas di Kasus Kerangkeng Manusia.” Detik News. [https://news.detik.com](https://news.detik.com/berita/d-7431730/jejak-perkara-eks-bupati-langkat-divonis-bebas-di-kasus-kerangkeng-manusia) (diakses 10 Maret 2025).

Tempo. 2024. “Vonis Janggal Kasus Kerangkeng Manusia.” Tempo.c. [https://www.tempo.co](https://www.tempo.co/hukum/vonis-bebas-eks-bupati-langkat-24998) (diakses 10 Maret 2025).

Kompas. 2024. “Lolos dari Tuntutan 14 Tahun, Mantan Bupati Langkat Divonis Bebas di Kasus Kerangkeng Manusia.” Kompas.id. [https://www.kompas.id](https://www.kompas.id/baca/nusantara/2024/07/08/lolos-dari-tuntutan-14-tahun-mantan-bupati-langkat-divonis-bebas-di-kasus-kerangkeng-manusia) (diakses 10 Maret 2025).

BBC News Indonesia. 2024. “Kerangkeng manusia di Langkat: Eks Bupati Terbit Rencana Perangin-angin dihukum empat tahun penjara, MA batalkan vonis bebas.” BBC. com [https://www.bbc.com/indonesia/articles/cg7gkl5x3vyo) (diakses 12 Maret 2025.)




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15513755

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Media Hukum Indonesia (MHI)

E-ISSN :3032-6591

Organized by Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane,