Analisis Prinsip Keadilan dan Kepastian Hukum Perkara Warisan (Studi Putusan No.40/Pdt.G/2024/PTA.Mks)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
A., H. (2018). Hukum Keperdataan Dalam Perspektif Hukum Nasional KUH Perdata (BW) Hukum Islam dan Hukum Adat. Depok: Rajawali Pers.
Abd.Shomad. (2017). Hukum Islam: Penormaan Prinsip Syariah dalam Hukum Indonesia. Jakarta: Kencana.
Al Syatibi. (1997). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shari'ah. Kairo: Dar Ibn 'Affan.
Al-Ghazali. (1993). Al Mustasfa fi Usul al-Fiqh. Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyyah.
Al-Qur'an Kemenag. (2019). Jakarta: Departemen Agama Republik Indonesia.
Amir Syarifuddin. (2006). Hukum Waris Islam. Jakarta: Kencana.
Arifuddin, W. H. (2017). Implikasi Yuridis terhadap Pejabat Pembuat Akta Tanah Penerima Kuasa Menyetor Uang Pajak Penghasilan/Bea PerolehanHak Atas Tanah dan Bangunan dari Wajib Pajak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan, hal 18-25.
ash-Shabuni, M. A. (1995). Pembagian Waris menurut Islam. Jakarta: Gema Insani.
Az-Zuhaili. (1985). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Damaskus: Dar al-Fikr.
Elva Imeldatur Rohmah, I. F. (2022). Konsep Keadilan dalam Hukum Waris Muhammad Syahrur. The Indonesian Journal of Islamic Law and Civil Law, Vol 3.
Fathiyyah, A. (2023). Tinjauan Yuridis Tentang Penyelesaian Sengketa warisan Melalui Perdamaian. Repository UMI .
Fuady, M. (2002). Perbuatan Melawan Hukum. Citra Aditya Bakti, hal 3.
H.Zainuddin Ali. (2007). Kepastian Hukum dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Nasional. Jurnal Hukum Ius Ouia Iustum, 145-156.
Hasbi Ash-Shiddieqy. (1991). Falsafah Hukum Islam. Jakarta: Bulan Bintang.
Hasbi Ash-Shiddieqy. (2000). Pengantar Ilmu Waris Islam. Semarang: Pustaka Rizki Putra.
Ibnu Taimiyah. (1995). Majmu' al-Fatawa. Riyadh: Dar al-Wafa.
Imam Syafi'i. (2001). Al-Risalah. Beirut: Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Indonesia. (1989). Undang-Undang No.7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama. Diubah dengan UU No.3 Tahun 2006 dan UU No.50 Tahun 2009.
Indonesia. (1991). Komplikasi Hukum Islam. Intruksi Presiden No.1 Tahun 1991.
Indonesia. (2016). Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) No.1 Tahun 2016 tentang Prosedur Mediasi di Pengadilan.
Indonesia. (2021). Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) No. 5 Tahun 2021 tentang Rumusan Kamar Agama Mahkamah Agung.
Indonesia, D. (2000). Kompilasi Hukum Islam Di Indonesia. Jakarta: Departemen Agama RI Direktorat jenderal Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.
Jaih Mubarok. (2008). Prinsip-Prinsip Hukum Waris Islam. Jakarta: Rosdakarya.
Khairil A., DKK, Maqasid Syariah Menurut Imam Al Ghazali dan Aplikasinya (Malaysian Journal of Syariah and Law (2021): 75–87)
KItab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata).
Kriyanto, R. (2006). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Prenada.
Harjani,Tri (2010). Pertimbangan Hakim Dalam Menentukan Putusan Terhadap Perkara Warisan Dalam Pemeriksaan Perkara Perdata (Studi kasus di Pengadilan Negeri Surakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta Journal, hal 1.
Mahkamah Agung RI. (1999). Putusan No.49 K/AG/1999.
Mahkamah Agung RI. (2022). Putusan No.570 K/AG/2022.
Mahkamah Agung RI. (2024). Putusan Nomor 845 K/Pdt/2024 tentang Sengketa Pembagian Warisan antara Enggelien Selvia Kojoh melawan Olga Kojoh dan Lainnya. diputus tanggal 18 April 2024.
Manan, A. (2007). Etika Hakim Dalam Penyelenggaraan Peradilan (Suatu kajian Dalam Sistem Peradilan Islam). Jakarta: Prenada media Grup.
Mardani. (2014). Hukum Kewarisan indonesia. Jakarta: Rajawali Pers.
mardani, D. (2009). Hukum Acara Perdata Peradilan Agama dan Mahkamah Syari'ah. Jakarta: Sinar Grafika.
Muhammad Ali. (2022). Asas Kepastian Hukum dalam Hukum Waris Islam. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Pranata Sosial, 101-115.
Muhammad Tigas P., Aspek Yuridis Pembagian Harta Dalam Perkawinan (Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Perdata), Surakarta: Fak.Hukum Universitas Muhammadiyah.
Nooormansyah, D. (2006). Penegakan Hukum Persaingan Usaha. Jurnal Ilmu Hukum Litigasi, Vol. 7, hal 10.
Nugroho, H. (2001). Menggugat Kekuasaan Negara. Muhammadiyah University Press, hal 237.
Pengadilan Agama Makassar. (2023). Putusan No.2164/Pdt.G/2023/PA.Mks.
Pengadilan Tinggi Agama Makassar. (2024). Putusan No.40/Pdt.G/2024/PTA.Mks.
perangin, E. (2016). Hukum Waris. Jakarta: Rajagrafindo persada.
Peter Mahmud Marzuki. (2017). Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana.
rafiq, A. (2015). Fiqih Mawaris.Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Diandri,S. (2014). Analisis Putusan Perkara Nomor : 274/PDT.G/2010/PA-LLG dalam Penyelesaian Perkara Waris di Pengadilan Agama Lubuklinggau. Bengkulu: Universitas Bengkulu.
Shahih al-Bukhari & Shahih Muslim.
Subekti. (2002). Pokok-Pokok Hukum Perdata. Jakarta: Intermasa.
Sudaryono. (2017). Metodologi Peneltian. jakarta: Rajagrafindo Persada.
Sudikno Mertokusumo. (2009). Penemuan Hukum: Suatu Pengantar. Yogyakarta: Liberty.
Syafe'i, R. (2010). Ilmu Ushul Fiqhi. bandung: Pustaka Setia.
Umam, DKK. (2006). Fiqih Mawaris. Bandung: Pustaka Setia.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.16778160
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



