Ekoteosentris sebagai Landasan Pencegahan Penebangan Pohon dalam Perspektif Maqasid Syariah: Rekonstruksi Konsep Hifz al-Bi'ah
Abstract
This study aims to examine the relationship between the ecotheocentric paradigm and Maqasid al-Shariah in preventing deforestation while reconstructing the concept of Hifz al-Bi'ah as a normative foundation for environmental protection in Islamic law. The study employs a library research method using a normative-philosophical approach. Data were collected from the Qur'an, Hadith, classical and contemporary Islamic legal literature, books, and relevant scientific journals. The data were analyzed using content analysis through data reduction, classification, interpretation, and conclusion drawing. The findings reveal that the ecotheocentric paradigm views nature as a divine trust endowed with intrinsic value, making environmental conservation an integral part of devotion to Allah. The reconstruction of Hifz al-Bi'ah expands contemporary Maqasid al-Shariah by integrating the principles of tawhid, khilafah, mizan, and islah as the ethical foundation for environmental stewardship. Consequently, preventing deforestation is understood not only as an ecological responsibility but also as a manifestation of religious commitment, moral accountability, and the pursuit of public welfare through sustainable environmental preservation.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Akbar, M. I. (2023). Ekospiritualisme Al-Quran (Studi Atas Tanggungjawab Manusia Sebagai Khalifah F Al-Ardh Dalam Penyelamatan Alam). Institut PTIQ Jakarta.
Azzam, I. A.-Q. (2015). Tafsir Al-Qurthubi (Terjemah). Pustaka Azzam.
Faizal. (2025). Analisis Pemikiran Prof. Ali Yafie Terhadap Pengelolaan Ekologi Berkelanjutan Melalui Prinsip Hifz Al-Biah. Tahkim, 21(2), 219241.
Faris. (2026). Etika Ekologis dalam Al-Quran: Kajian Tafsir Maudhui Terhadap Prinsip Konservasi dan Keseimbangan Lingkungan Hidup. JUTEQ: JJurnal Teologi Dan Tafsir, 2(12), 19461959.
Fatmawati, A. (2025). Urgensi Implementasi Green Ekonomy terhadap Pemeliharaan Jiwa Manusia (Hifz Nafs) Perspektif Al-Quran: The Urgency of Implementing Green Economy towards the Preservation of the Human Soul (Hifz Nafs) from the Perspective of The Quran. AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah Dan Ekonomi Islam, 5(1), 114.
Harahap dan Rabiah Z. (2015). Etika Islam dalam mengelola lingkungan hidup. Edutech: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 1(1).
Iqbal, A. M., Rahmi, M. K., & Husni, N. N. (2026). Tafsir Ekologis Ibnu Ka??r terhadap Kerusakan Alam: Kajian Maq??id al-Syar?ah pada Isu Deforestasi. Quranuna: Jurnal Studi Ilmu Al Quran & Tafsir, 2(1), 4059.
Juhari, A. R., & Suhufi, M. (2026). Rekonstruksi Fiqhu al-Biah untuk Keberlanjutan Energi Terbarukan di Tengah Krisis Energi Global. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(6), 6070.
Maghfirah, F. (2023). Eksistensi Mawah di Aceh: Analisis Habitus, Modal, dan Maqashid Syariah. Istidal: Jurnal Studi Hukum Islam, 10(1), 7899.
Mangka, A. (2022). Pelestarian Lingkungan Hidup dalam Pandangan Syariat Islam: Conservation of the Environment in Islamic Law View. Bustanul Fukaha: Jurnal Bidang Hukum Islam, 3(2), 205221.
Mukhlishah. (2019). Penyuluhan Pentingnya Perawatan Hutan Kota dengan Pola Pelibatan Pemuda dan Remaja. Journal of Character Education Society, 2(2), 3946.
Murrahman, H., Firdaus, S. T., & Samad, D. (2025). Menuju Fikih Hijau: Pembacaan Eko-Hermeneutika Terhadap Ayat-Ayat Kosmologi Al-Quran. Advances In Education Journal, 2(3), 13631369.
Nafisah, M. (2018). Alquran Dan Konservasi Lingkungan (Suatu Pendekatan Maqashid al-Shariah). AL QUDS: Jurnal Studi Alquran Dan Hadis, 2(1), 128.
Nasr, S. H. (1996). Religion and the Order of Nature. Oxford University Press.
Pudjiastuti, S. R. (2025). Buku Etika Islam Dalam Menjaga Lingkungan Hidup. Penerbit Widina.
Putri. (2025). Urgensi Sumber Daya Alam dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 10(3).
Rabiatul, A. (2024). Hukum Pemanfaatan pohon dan Buah-Buahan di Pekarangan Rumah Yang di Sewa (Studi Komperatif Antara Imam Malik dan Ilam al-Syafii). Universitas Islam Negri Sultan Syarif Kasim Riau.
Rahman, A., & Abidin, Z. (2025). Analisis pemikiran prof Ali Yafie terhadap pengelolaan ekologi Berkelanjutan Melalui Prinsip Hifz Al- Biah. Tahkim, 21(2), 219241.
RI, K. A. (2017). Al-Quran dan Terjemahan (p. 123). Al-Quran, Lajnah Pentashihan.
Saddad, A. (2017). Paradigma Tafsir Ekoligi. Journal IAIN Tulunganggun, 5(1).
Sari, N. (2026). Lingkungan Indonesia sudah rusak: krisis ekologi dan masa depan bangsa. PT Becreative Media Talenta.
Shihab, M. Q. (2002a). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Quran, Jilid 14. Lentera Hati.
Shihab, M. Q. (2002b). Tafsir Al Mishbah Pesan, Kesan Dan Keserasian Al-Quran: Surah Al-Araf, Al-Anfal Dan Surah At-Taubah. Tafsir Al-Misbah, 55(5), 1784.
siregar, M. (2025). Tinjauan Yuridis dalam Penerapan Sanksi Pidana Terhadap pelaku Perusakan Hutan (Studi Putusan Nomor 70/Pid. Sus/2023/PN Wng). Fakultas Hukum, Universitas Islam Sumatera Utara.
Suratin, S. I., Nadir, K., Fadlillah, M. R., & Saputra, G. A. (2025). Ekoteologi Islam: Menjelajahi Hubungan Spiritual antara Manusia, Alam, dan Tuhan dalam Tradisi Islam. Tawiluna: Jurnal Ilmu Al-Quran, Tafsir Dan Pemikiran Islam, 6(1), 300310.
Syauqiah, Z., & Alfalah, A. H. S. (2025). Keseimbangan Alam Dalam Perspektif Al-Quran: Tafsir Tematik Tentang Lingkungan Dan Implikasinya Dalam Kehidupan Modern. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(6).
Yumnah. (2026). Pendidikan Islam Berwawasan Ekologis. Pena Cendekia Pustaka.
Zuhdi, A., Bilhaq, M. A. M., & Putri, L. R. (2024). Islamic philosophys approach to environmental ethics: An analysis of the teachings of the Quran and Hadith. Journal of Noesantara Islamic Studies, 1(4), 198213.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21442997
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



