Tinjauan Yuridis Wanprestasi Sewa Menyewa Tanah (Studi Putusan Pengadilan Negeri Gianyar Nomor 223/Pdt.G/2020/PN Gin)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ambarita L. M., Sitinjak H., Sitinjak I. Y., Sitanggang U. F. (2022). Aspek Hukum Perdata Tentang Sahnya Perjanjian Sewa Menyewa Kamar Kost Yang Dilakukan Secara Lisan dan Nota Bon Pembayaran. Jurnal Moralita: Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 3(1), 38-52.
Agustian, A. (2020). Pembatalan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) Kondominium Akibat Wanprestasi. Recital Review, 2(2), 81.
Annisa. (2023). Syarat Sahnya Perjanjian Menurut Aturan Undang-Undang. fahum.umsu.ac.id,https://fahum.umsu.ac.id/syarat-sahnya-perjanjian-menurut-aturan-undang-undang/ Diakses pada 3 Desember 2024.
Avelyn, G. Bianca, C. M. (2024). Analisa Aspek Hukum Perjanjian Sewa Menyewa dalam Konteks Hukum Perdata Indonesia. Innovative : Journal of Social Science Research, 4(6), 2447-2460
Dalimunthe, D. (2018). Akibat Hukum Wanprestasi Dalam Perspektif Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (Bw). Jurnal AL-MAQASID: Jurnal Ilmu Kesyariahan dan Keperdataan, 3(1), 12-29.
Erawati, E., & Budiono, H. (2010). Penjelasan hukum tentang kebatalan perjanjian. Nasional LegaL Reform Program.
Fadila, N. (2018). Penyelesaian Wanprestasi Dalam Perjanjian Sewa Menyewa Mobil Antara Penyewa Dengan CV. Berjaya Malindo Rent Car Di Kota Pekanbaru (Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau).
Harefa, B. D. S., & Tuhana, T. (2016). Kekuatan Hukum Perjanjian Lisan Apabila Terjadi Wanprestasi (Studi Putusan Pengadilan Negeri YOGYAKARTA Nomor 44/Pdt. g/2015/Pn. Yyk). Privat Law, 4(2), 144.
Hidayati, N., Zebua, I. E., & Dakhi, E. F. (2024). ANALISIS DAMPAK WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA TANAH. JURNAL LAWNESIA (Jurnal Hukum Negara Indonesia), 3(1).
Hutabarat, F. A., & Prananingtyas, P. Konsekuensi Yuridis Asas Konsensual Dalam Pasal 1320 Kuhperdata (Studi Pada Kasus Pembatalan PPJB). Notarius, 16(1), 285.
Khasanah, D.D. dkk. (2023). Hukum Perdata. (Banten: PT Sada Kurnia Pustaka)
Kirana. (2024). Syarat Sahnya Perjanjian Berdasarkan 1320 KUH Perdata. Artikel. kontrakhukum,com,https://kontrakhukum.com/article/syarat-sahnya-perjanjian-berdasarkan-pasal-1320-kuh-perdata/ Diakses pada 3 Desember 2024.
Marsuseno, C. M. (2022). ANALISA KEKUATAN HUKUM PERJANJIAN SECARA LISAN SAAT TERJADI WANPRESTASI (STUDI KASUS PUTUSAN PENGADILAN NOMOR 16/pdt. G/2011/PN. BJN). Judiciary (Jurnal Hukum Dan Keadilan). 2 (3), 40.
Mengenal Wanprestasi, Definisi, Dasar Hukum, dan Unsur-unsurnya. (2024). hukumku.id,https://www.hukumku.id/post/mengenal-wanprestasi Diakses pada 7 Desember 2024
Miru, A. (2007). Hukum kontrak dan perancangan kontrak. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Muhtar, M. H., Khasanah, D. D., Anita, A. A., Abas, M., Bagus, M., Cahyandari, D., ... & Susmayanti, R. (2024). Menimbang Keadilan: Dinamika Hukum dan Demokrasi Di Persimpangan Zaman. Sada Kurnia Pustaka.
Nugraha, R., & Poernomo, S. L. (2021). Analisis Pandemi Corona Virus Disease 2019 sebagai Alasan Keadaan Memaksa (Force Majeure) Menurut Hukum Perdata di Indonesia. Journal of Lex Generalis (JLG), 2(3), 918.
Nurnaningsih, A. (2012). Mediasi Alternatif Penyelesaian Sengketa Perdata di Pengadilan. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Oktavia B.A. ( 2023). Macam-Macam Perjanjian dan Syarat Sahnya. Hukumonline.com, https://www.hukumonline.com/klinik/a/macam-macam-perjanjian-dan-syarat-sahnya-lt4c3d1e98bb1bc/ Diakses pada 3 Desember 2024.
Ridwan, M. R. N., & Permana, Y. S. (2022). Wanprestasi dan Akibatnya dalam Pelaksanaan Perjanjian. Jurnal Ilmu Hukum The Juris, 6(2), 447.
Pramono, N. (2010). Problematika Putusan Hakim dalam perkara pembatalan perjanjian. Mimbar Hukum-Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, 22(2), 230.
Priyatna S. A.. (2022). TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENGGUNAAN PERJANJIAN TIDAK TERTULIS DALAM KEGIATAN BISNIS. Artikel: Kanwil DJKN Bali dan Nusa Tenggara.djkn.kemenkeu.id, https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kanwil-balinusra/baca-artikel/15540/TINJAUAN-YURIDIS-TERHADAP-PENGGUNAAN-PERJANJIAN-TIDAK-TERTULIS-DALAM-KEGIATAN-BISNIS.html Diakses pada 3 Desember 2024.
Putra, A. R. (2022). Analisis Yuridis Tentang Kedudukan Asas Kebebasan Berkontrak Dalam Perjanjian Sewa Menyewa (Doctoral dissertation, Universitas Islam Kalimantan MAB).
Sasmita, N. P. A. B., & Purwanto, I. W. N. (2020). Penerapan Asas Konsensualisme Dalam Perjanjian Jual Beli Online. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 8(8), 1141.
Soleman, C. (2018). Perjanjian Sewa Menyewa Sebagai Perjanjian Bernama Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Lex Privatum, 6(5)
Sudarsono. Kamus Hukum. (2007). Jakarta: Rineka Cipta, hlm. 578.
Sudharma, K. J. A. (2018). Penyelesaian wanprestasi perjanjian sewa menyewa mobil (studi kasus PT. Bali Radiance). Jurnal Analisis Hukum, 1(2), 228.
Sundawa, H. D. (2018). Sejarah Perkembangan Hukum Perdata di Indonesia.
Wahyuni W. (2022).Akta Autentik dan Akta Di bawah Tangan. Hukumonline.com, https://www.hukumonline.com/berita/a/akta-autentik-dan-akta-di-bawah-tangan-lt63a2eaabaf2db/ Diakses pada 3 Desember 2024.
Wibawa, P. P. A., & Artadi, I. K. (2014). Akibat hukum terhadap debitur atas terjadinya force majeure (keadaan memaksa). Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 2(6), 2.
Yulianti, F. (2021). 13-perjanjian Standar, Praktek Periklanan Dan Perlindungan Konsumen.
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



