Analisis Perbedaan Sistem Perbankan Konvensional dan Perbankan Syariah Dalam Sistem Perbankan Indonesia
Abstract
This article analyzes the differences between conventional banking and Islamic banking systems in Indonesia, focusing on their operational principles and products. Indonesia, as a country with a large population and a Muslim majority, has two banking systems, namely conventional banking and Islamic banking. This article aims to provide a better understanding of these two banking systems and their implications for the development of an inclusive and sustainable financial system in Indonesia.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ismail, M. B. A. (2017). Perbankan syariah. Kencana.
Rani Apriani, H. (2019). Hukum perbankan dan surat berharga.
Usanti, T. P., & Shomad, A. (2017). Hukum Perbankan. Kencana.
Ibrahim, Y. (2022). Bank Syariah dan Bank Konvensional:(Suatu Analisis Perbedaan dan Prinsip-Prinsipnya). Syarah: Jurnal Hukum Islam & Ekonomi, 11(1), 1-15.
Panjalu, G. F. (2024). Kedudukan Hukum Islam dalam Konsep Pluralisme Hukum di Indonesia. Jurnal Mas Mansyur, 2(1).
Santi, M. (2015). Bank konvensional vs bank syariah. EKSYAR: Ekonomi Syari'ah dan Bisnis Islam (e-Journal), 2(1), 1-22.
Sobarna, N. (2021). Analisis perbedaan perbankan syariah dengan perbankan konvensional. Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 3(1), 51-62.
Wahyuna, S., & Zulhamdi, Z. (2022). Perbedaan Perbankan Syariah dengan Konvensional. Al-Hiwalah: Journal Syariah Economic Law, 1(2), 183-196.
Undang-undang (UU) Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15563364
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



