Judicial Review Pasal Karet UU ITE: Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi No. 105/Puu-Xxii/2024 Dalam Perlindungan Hak Konstitusional Warga Negara

Revania Fedira, Khurulaini Syahwa Winharli, Annisa Shiva Shafira, Naila Kamila Rahman, Olga Elvira

Abstract


This study discusses the implementation of the Code of Ethics and Guidelines for Judges' Conduct (KEPPH) as the main instrument in suppressing abuse of authority in the Indonesian judiciary. Using normative legal research methods, this study analyzes legal norms, doctrines, and court decisions related to supervision and enforcement of discipline against judges. The results of the study indicate that the mechanism of supervision and enforcement of discipline has been running structurally through the role of the Supreme Court (MA) and the Judicial Commission (KY), although it still faces challenges such as limited resources, less than optimal coordination, and an unstable legal culture. The most frequent violations of the code of ethics include abuse of authority, bribery, and gratification, which have a serious impact on public trust in the judicial institution. Effective enforcement of the KEPPH is considered very important to strengthen the integrity of judges, improve the quality of decisions, and build a clean, transparent, and accountable judicial system in Indonesia.

Keywords


Democracy, Information dan electronic Transaxtions Law, Multiple Interpretations, rubber articles, public criticism .

Full Text:

PDF

References


Undang-undang (UU) Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Undang-undang (UU) No. 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik

Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik

Nanda, D. H. & Hariyanta, F. A. (2021). Problematika Operasionalisasi Delik Pasal 27 Ayat (3) UU ITE dan Formulasi Hukum Perlindungan Freedom of Speech dalam HAM. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 9(2). doi: https://doi.org/10.20961/hpe.v9i2.52779.

Haryanto Edy. (2025). Implikasi Hukum Pasca Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024 tentang Perubahan Sejumlah Pasal dalam Undang-Undang ITE. Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, Vol 15 Nomor 1. doi: https://doi.org/10.35968/jihd.v15i2.1528

Nanda, D. H. & Hariyanta, F. A. (2021). Problematika Operasionalisasi Delik Pasal 27 Ayat (3) UU ITE dan Formulasi Hukum Perlindungan Freedom of Speech dalam HAM. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 9(2). doi: https://doi.org/10.20961/hpe.v9i2.52779.

Ningrat, S. R. C. & Nulhaqim, S. A. (2023). Pasal Karet UU ITE dan Penyelesaian Konflik Digital di Indonesia. EPISTEMIK: Indonesian Journal of Social and Political Sciences, 4(2). doi: https://doi.org/10.57266/epistemik.v4i2.158.

Raihana, Ermanto, & Sujapar, C. (2022). Pengaruh Politik Hukum Terhadap Penghinaan dan/atau Pencemaran Nama Baik Berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Collegium Studiosum Journal, 5(2).

Suyeni, Rahmadani, W., & Oktapani, S. (2025). Peran Mahkamah Konstitusi dalam Menjamin Konstitusionalitas Pembentukan Undang-Undang di Indonesia. Jurnal Niara, 18(1). doi: https://doi.org/10.31849/niara.v18i1.27395.

Alchemist Group. (2025). Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024: Apakah Kita Kini Bebas Mengkritik?.https://alchemistgroup.co/putusan-mk-nomor-105-puu-xxii-2024-apakah-kita-kini-bebas-mengkritik/#content diakses pada tanggal 12 Juni 2025 pukul 00.26 WIB.

Amnesty Internasional. (2025). Putusan MK jadi momentum revisi menyeluruh pasal-pasal bermasalah UU ITE https://www.amnesty.id/kabar-terbaru/siaran-pers/putusan-mk-jadi-momentum-revisi-menyeluruh-pasal-pasal-bermasalah-uu-ite/04/2025/ diakses pada tanggal 12 Juni 2025 pukul 00.42 WIB.

Antara News. (2024). MK: Pasal serang nama baik di UU ITE dikecualikan untuk pemerintah. https://www.antaranews.com/berita/4801361/mk-pasal-serang-nama-baik-di-uu-ite-dikecualikan-untuk-pemerintah . diakses pada tanggal 12 Juni 2025 pukul 12.06 WIB.

Hukumonline. (2025). MK putuskan pasal penyerangan kehormatan dalam UU ITE tak berlaku untuk pemerintah dan badan usaha. Hukumonline. https://www.hukumonline.com/berita/a/mk-putuskan-pasal-penyerangan-kehormatan-dalam-uu-ite-tak-berlaku-untuk-pemerintah-dan-badan-usaha-lt68107aaf92fe9/ diakses pada tanggal 12 Juni 2025 pukul 12.15 WIB.

Tempo. (2025). Ragam Reaksi terhadap Putusan MK soal UU ITE. Tempo. https://www.tempo.co/politik/ragam-reaksi-terhadap-putusan-mk-soal-uu-ite-1314766 diakses pada 12 Juni 2025 pukul 15.00 WIB

Kompas. (2025). Putusan MK Melarang Lembaga Laporkan Pencemaran Nama Baik, Apa Dampaknya bagi Demokrasi?. https://www.kompas.id/artikel/putusan-mk-melarang-lembaga-melaporkan-pencemaran-nama-baik-apa-dampaknya-bagi-demokrasi diakses pada 12 Juni pukul 16.00 WIB




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.15668691

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Media Hukum Indonesia (MHI)

E-ISSN :3032-6591

Organized by Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane,