Pertimbangan Hakim dalam Pembuktian dan Perlindungan Korban Tindak Pidana Kekerasan Seksual (Studi Kasus Perkara Nomor 1650/Pid.B/2025 PN Sby)
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, S. A., Nur, F., & Ramansyah, A. (2024). Kajian yuridis penggunaan restorative justice pada perspektif korban tindak pidana kekerasan seksual. 6(2), 476487.
Afandi, Z., & Rosando, A. F. (2024). Ratio decidendi terhadap Putusan Pengadilan Negeri Kota Surabaya Nomor 2073/Pid.Sus/2023/PN Sby tentang pornografi. 2(4), 406419.
Ai, E., Simanjutak, T., Nandari, N. P. S., & Agus, I. G. (2026). Analisis kritis terhadap ratio decidendi hakim dalam Putusan Kasasi Nomor 161 K/Pdt.Sus-HKI/2023 serta implikasinya terhadap penegakan hukum merek di Indonesia. 6(2), 698708.
BUKU PENELITIAN HUKUM PROF PETER. (n.d.). Buku penelitian hukum Prof. Peter.
Fransisca, F. A. (2025). Analisis yuridis alat bukti dalam RUU KUHAP: Implikasi terhadap proses pembuktian. 13, 104113.
Hambatan, A., Solusi, D. A. N., Perspektif, D., & Lonthor, A. (2026). Implementasi hak restitusi bagi korban kekerasan seksual anak: Hambatan dan solusi dalam perspektif viktimologi. 22(1), 2949.
Herisasono, A., Efendi, A. R., & Kharisma, O. D. (2023). Implementasi pembuktian tindak pidana kekerasan seksual dalam perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022. 4(3), 292298.
Jurnal, J., & Nusantara, C. (2026). Problematika pembuktian alat bukti elektronik dalam hukum acara pidana Indonesia berdasarkan KUHAP (Studi kasus Doni Salmanan). 18801890.
Janna, R., & Utami, R. A. (2025). Relevansi alat bukti dalam sistem peradilan pidana Indonesia: Analisis normatif dan praktis. 2(1), 20192021.
Nainggolan, J., Ramadhan, P. R., Ardiansyah, R. J., & Utami, R. A. (2026). Perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual pasca UU TPKS dalam perspektif viktimologi. 2(3), 905911.
Muhammad, R., & Ilyasa, A. (2022). Kajian hukum dan viktimologi dalam kasus kekerasan seksual pada anak di Indonesia. 2(1), 2542.
Putusan, P., Pid, N., & Pn, S. (2022). Ratio decidendi hakim dalam vonis penjara terhadap korban penyalahgunaan narkotika. 7(797), 203210.
Sari, I., Barus, B., & Ritonga, N. U. (2026). Victim blaming sebagai bentuk reviktimisasi sekunder dalam perspektif viktimologi di Indonesia.
Dewi, B. S., & Hapsoro, F. L. (2025). Perlindungan hukum korban kekerasan seksual di Kota Bekasi pasca berlakunya Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual. 2, 205214.
Susilo, E., & Negara, D. S. (2025). Ratio decidendi dan obiter dictum: Evolusi konseptual pertimbangan hakim dalam putusan pidana Indonesia. 16, 165181.
Tiana, E., & Hutasoit, E. (2025). Viktimologi dalam kasus kekerasan seksual: Analisis hukum dan sosial. 14(11).
Uddin, H. R., & Kristiono, N. (2025). Perlindungan hukum terhadap korban kekerasan seksual menurut perspektif hukum pidana Islam. 2(5), 160166.
Wulan, E. R. (2024). The principle of justice: Ratio decidendi of the judge in Decision Number 813 K/PID2-23. 10(813), 185190.
Firdaus, M. B. (2025). Dialektika keadilan, kepastian, dan kemanfaatan hukum dalam perspektif Gustav Radbruch pada hukum Indonesia. 3(1), 2021.
Oktavia, D. P., Apriyani, R., & Wati, A. (2025). Tanggung jawab LPSK dalam pelaksanaan restitusi korban kekerasan seksual oleh pelaku yang tidak mampu atau terpidana mati di Indonesia. 2.
Putri, A., Persodo, D. A., Anjani, S., Nordi, H., Farhah, K., Kemalasari, W. A., Susiloputra, J. R., Fadila, N., Setiadi, S., & Sultan Ageng Tirtayasa. (2025). Tinjauan viktimologi terhadap korban kekerasan seksual yang rentan: Hak dan perlindungan hukumnya.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21298159
Refbacks
- There are currently no refbacks.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



