Upaya Penyelesaian Sengketa Tanah Antara Warga Dompak Dengan PT. Tenra Pratiwi Development terkait Keabsahan Hak Guna Bangunan (HGB)

Sahla Arifah Pangesti, Lia Nuraini, Irfan Harmain

Abstract


This study aims to analyze efforts to resolve the agrarian dispute between the community of Dompak and PT. Terira Pratiwi Development (PT. TPD) regarding the validity of the Right to Build (HGB) title, focusing on the implementation of Supreme Court Decision Number 636 K/TUN/2018. The issue under examination is the suboptimal implementation of the court ruling in providing legal certainty for the community, even though the ruling legally annulled PT. TPDs HGB due to administrative flaws. This situation has resulted in continued uncertainty regarding land tenure statusparticularly for land lacking confirmed rightsthereby impacting the local community. The study employs an empirical-juridical method with a qualitative approach, utilizing interviews with two key informants: a representative from the Tanjungpinang City Land Office (BPN) knowledgeable about land administration and legal aspects, and a Neighborhood Association (RT) head representing the community affected by the agrarian conflict in Dompak. These interviews sought to gather information on the court ruling's implementation and the factual conditions on the ground. Additionally, the research is supported by a study of relevant legislation, court rulings, and related documents. The findings indicate that resolving the agrarian dispute requires stronger synergy between the government and the community to ensure the effective implementation of the court ruling. Therefore, further action is required from the governmentspecifically the Ministry of Agrarian Affairs and Spatial Planning/National Land Agency (ATR/BPN)to resolve land administration issues and optimize the implementation of Agrarian Reform. This involves designating land that meets the criteria for Agrarian Reform Object Land (TORA) in accordance with Presidential Regulation Number 86 of 2018, thereby establishing legal certainty, protecting community rights, and achieving a just dispute resolution as mandated by the Basic Agrarian Law Number 5 of 1960.


Keywords


Agrarian Disputes, Building Rights Title (HGB), Legal Defects, Agrarian Reform, Legal Certainty.

Full Text:

PDF

References


Darmono & Santoso, A.B. Akta dan Sertifikat Tanah: Hukum dan Praktiknya di Indonesia. Jakarta: Kencana, 2023.

Effendi, B. Pendaftaran Tanah dan Penyelesaian Sengketa Pertanahan. Jakarta: Sinar Grafika.2017.

Harsono, Boedi. Hukum Agraria Indonesia: Sejarah Pembentukan Undang?Undang Pokok Agraria, Isi, dan Pelaksanaannya. Jakarta: Djambatan, 2018.

Jimly Asshiddiqie. Konstitusi dan Konstitusionalisme di Indonesia. Jakarta: PT. Sekretariat Negara, 2020.

Maria S.W. Sumardjono. Metodologi Penelitian Hukum dan Jurimetri. Yogyakarta: Genta Publishing, 2021.

Marzuki, Metodologi Riset, (Yogyakarta: PT Prasetya Widya Pratama, 2021), Hlm. 4.

Mochtar Kusumaatmadja. Hukum Nasional Indonesia dan Pembaharuan Hukum. Bandung: Alumni, 2020.

Muladi. Hukum Tanah Nasional Indonesia. Jakarta: Sinar Grafika, 2020.

Sihombing, M. Hukum Hak Atas Tanah di Indonesia. Bandung: Citra Aditya Bakti, 2021.

Simanjuntak, P. Hukum Pertanahan di Indonesia. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada, 2022.

Soerjono Soekanto & Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2018.

Subekti & Tjitrosudibio, R. Pokok?Pokok Hukum Perdata. Jakarta: Intermasa, 2021.

Sudikno Mertokusumo. Ilmu Perdata Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 2022.

Suteki W. & Suharsono, A. Administrasi Pertanahan dan Pendaftaran Tanah di Indonesia. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2021.

Sudikno Mertokusumo. Pengantar Hukum Administrasi Indonesia. Yogyakarta: Liberty, 2020.

Sumardjono, M. S. W. . Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya. Jakarta: Kompas.2023.

Wicaksono, T. (2021). Penyelesaian Sengketa Pertanahan melalui Jalur Litigasi dan Non-Litigasi di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Wirjono Prodjodikoro. Asas?Asas Hukum Perdata Indonesia. Jakarta: Pradnya Paramita, 2022.

Wirawan, I.G.N. Hukum Agraria dan Tata Ruang di Indonesia. Denpasar: Udayana University Press, 2023.

Agustiwi, S. H. (2023). Hukum dan kebijakan hukum agraria di Indonesia. Jurnal Hukum.

Amry, A. P., Yuhelson, Y., & Hutomo, P. (2025). Kepastian hukum Hak guna bangunan yang telah berakhir terkait sengketa pewarisan. Journal of Innovation Research and Knowledge.

Arba, (2021). "Penyelesaian Sengketa Pertanahan melalui Mediasi di Badan Pertanahan Nasional." Jurnal Hukum Ius Quia Iustum.

Elsura, A. H., & Lubis, S. D. (2024). Peralihan HAK GUNA BANGUNAN menjadi hak milik berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 18/2021. Mizan: Jurnal Ilmu Hukum.

Hidayat, S., Lailiyah, M. R., & Nurdiansyah, R. (2025). Analisis keabsahan sertifikat Hak guna bangunan yang terbit di atas laut. Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia.

Laksono, M. A., Winarno, R., & Istijab, I. (2023). Tinjauan yuridis proses peralihan HAK GUNA BANGUNAN menjadi hak milik. Yurijaya: Jurnal Ilmiah Hukum.

Nurhasan, M. (2022). "Reforma Agraria sebagai Instrumen Penyelesaian Konflik Agraria Struktural di Indonesia." Jurnal Rechts Vinding: Media Pembinaan Hukum Nasional.

Rahayu, A. P., Junaidi, A., Fatmawati, I., & Lailiyah, M. R. (2024). Penyelesaian sengketa sertifikat ganda kepemilikan hak atas tanah. Jurnal Ruang Hukum.

Septiady, T. (2025). Kepastian hukum pemegang Hak guna bangunan terhadap bidang tanah kosong. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik.

Sihite, S., & Widjaja, G. (2025). Tinjauan yuridis terhadap tata cara perpanjangan Hak guna bangunan atas tanah negara di Indonesia. Jurnal Tana Mana.

Sidabutar, B. (2025). Kepastian hukum kepemilikan hak atas tanah menurut sistem hukum di Indonesia. Jurnal Gagasan Hukum.

Tanthowi, I., Herlindah, H., & Supriyadi, S. (2024). Kepastian hukum peningkatan HAK GUNA BANGUNAN menjadi hak milik rumah toko atau kantor. Begawan Abioso.

Taolin, F. T., Mujiburohman, D. A., & Widarbo, K. (2024). Kesadaran hukum masyarakat dalam pendaftaran peralihan hak atas tanah. Tunas Agraria.

Vidianti, F. (2024). Pembebanan hak tanggungan pada Hak guna bangunan atas tanah hak milik. Aliansi: Jurnal Hukum, Pendidikan dan Sosial Humaniora.

Yusuf, M. M., & Erlina. (2025). Kedudukan akta pemberian HAK GUNA BANGUNAN/Hak Pakai atas hak milik yang dibatalkan administratif. Al?Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum

Elisa Suraya Putri, Pertanggungjawaban Perdata Pemerintah Daerah Terhadap Pemanfaatan Lahan Pt.Perkebunan Nusantara Oleh Masyarakat Di Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang,2023.

Muhammad Nabil, Keabsahan Peralihan Shm Menjadi Sertifikat Hak guna bangunan Dan Hak Pakai Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam Dan Peraturan Pemerintah No. 40 Tahun 1996 (Studi Putusan Nomor 114/G/2016/Ptun-Jkt), 2023.




DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.21868963

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 


Media Hukum Indonesia (MHI)

E-ISSN :3032-6591

Organized by Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane,