Enrichment Program In Improving Student Learning Achievement In Islamic Religious Education Subjects At SMP Negeri 2 Jatirejo

Author


Arifin A(1Mail), Zeti Isra Tri Oktafia. Z(2),
(1) Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto,
(2) Universitas Islam Malang,

Mail Corresponding Author
Article Analytic
  [File Size: 297KB]  Language: en
Available online: 2026-06-27  |  Published : 2026-06-27

Article can trace at:

Article Metrics

Abstract Views: 72 times PDF Downloaded: 53 times

Abstract


The enrichment program is a differentiated learning strategy designed to optimize the potential of students who have already met or exceeded the minimum competency threshold, so that their intellectual development does not stagnate. This study aims to examine two main issues: how the learning process within the enrichment program is implemented, and what its implications are for improving student achievement in Islamic Religious Education (PAI) at SMP Negeri 2 Jatirejo. A descriptive qualitative method was employed, with data collected through direct observation, in-depth interviews with four PAI teachers and one curriculum vice-principal, and analysis of Class VIII student grade documents during May to June 2025. Findings reveal that the enrichment learning process operates systematically across three stages: identification of student abilities through daily tests, midterm exams, and oral question-and-answer assessments; design and implementation of diverse methods including group learning with thematic clipping assignments, thematic-based learning, curriculum compacting, and independent study supported by a dedicated enrichment module; and periodic teacher monitoring and evaluation. The implications are highly significant and three-dimensional: in the cognitive domain, enrichment students consistently score above the minimum competency threshold and are able to answer questions in their own words without referring to textbooks; in the affective domain, there is a marked increase in activeness, self-confidence, discipline, responsibility, and social solidarity; in the psychomotor domain, presentation skills, project creativity, and communication abilities develop noticeably.

Keywords


Enrichment Program; Learning Achievement; Islamic Religious Education; Qualitative Research; SMP Negeri 2 Jatirejo

References


Abdul Majid, dan Dian Andayani. (2006). Pendidikan Agama Islam Berbasis Kompetensi (Konsep dan Implementasi Kurikulum 2004). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Abidin Nata. (2010). Ilmu Pendidikan Agama Islam dengan Pendekatan Multidisipliner. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Abu Ahmadi. (1997). Strategi Belajar Mengajar. Bandung: CV Pustaka Setia.

Arikunto, Suharsimi. (2003). Pengelolaan Kelas dan Siswa: Sebuah Pendekatan Evaluatif. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Ayuni, Ketut, dkk. (2018). Pelaksanaan Pengajaran Pengayaan untuk Siswa yang Memiliki Prestasi Belajar dalam Pembelajaran Kurikulum 2013. Jurnal Khazanah Akademia, 1(2), 75-82.

Dadan Rusdiana, dan Ikin Widodo. (2021). Desain Pembelajaran Berbasis Pengayaan untuk Mengembangkan Literasi Sains dan Kemandirian Belajar Siswa SMP. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 29(1), 88-102.

Departemen Pendidikan Nasional RI. (2008). Buku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pengayaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.

Febrianti, Rina. (2020). Strategi Pembelajaran Pengayaan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 4(1), 45-58.

Hanapi. (2018). Upaya Guru Fiqih Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Pada Pembelajaran Fiqih Di Kelas X MA Al-Ma'arif Qamarul Huda. Skripsi. Universitas Islam Negeri Mataram.

Hanifah Anggraini. (2015). Pengaruh Lingkungan Keluarga dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Mata Pelajaran Fiqih Kelas VII MTsN Sidorejo Wungu Kabupaten Madiun. Skripsi. Sekolah Tinggi Islam Negeri Ponorogo.

Iis Suryatini Hasyim Asy'ari. (2022). Buku Panduan Guru Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Jakarta Selatan: Pusat Perbukuan.

Indra Perdana Sinaga, dan Sri Retno Dwi Aryani. (2019). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 7(1), 45-56.

Kunandar. (2011). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Rajawali Pers.

Kunandar. (2014). Penilaian Autentik: Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik. Jakarta: Rajawali Pers.

Lexy J. Moleong. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mas'ud Hasan Abdul Dahar. (2015). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: CV Pustaka Setia.

Muhaimin, dkk. (2009). Manajemen Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Muhammad Alim. (2006). Pendidikan Agama Islam. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mu'awanah. (2004). Hubungan Keaktifan Guru dalam Mengajar, Motivasi Berprestasi dengan Prestasi Belajar Siswa di Madrasah Aliyah Ma'arif Bakung Udan Awu Blitar. Realita, Januari 2004, 243.

Nurfadilah, Yuyun, dan Dadan Suryadi. (2019). Pengaruh Program Pengayaan Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 5(2), 123-135.

Prayitno. (2008). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta: Rineka Cipta.

Putra, Sitiatava Rizema. (2013). Panduan Pendidikan Berbasis Bakat Siswa. Yogyakarta: Diva Press.

Sobri. (2017). Peranan Media Pengajaran Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Mata Pelajaran Fiqih Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Pesawaran. Tesis. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Sopandi, Firman. (2019). Pendidikan Agama Islam (Studi Kasus di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Leles-Garut). Jurnal Khazanah Akademia, 3(1), 20-31.

Sugihartono, dkk. (2012). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharto, Toto. (2006). Filsafat Pendidikan Islam. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sukiman. (2012). Pengembangan Sistem Evaluasi. Yogyakarta: Insan Madani.

Sudaryono. (2018). Metodologi Penelitian. Depok: PT RajaGrafindo Persada.

Suryosubroto. (2009). Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Tohirin. (2006). Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara.

Wina Sanjaya. (2017). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Zakiyah Daradjad. (2006). Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: PT Bumi Aksara.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.