The Effectiveness of Land Registration in Realizing Legal Certainty of Land Rights in Indonesia
Abstract
Land registration is a legal instrument aimed at providing legal certainty and legal protection for land rights holders. In practice, various land-related issues continue to arise, including boundary disputes, overlapping ownership claims, and unregistered land parcels. This study aims to analyze the effectiveness of land registration in ensuring legal certainty of land rights in Indonesia and to identify obstacles encountered in its implementation. The research employs an empirical legal research method using statutory, conceptual, and sociological approaches. Data were collected through literature studies, documentation, and analysis of land administration reports. The results indicate that land registration plays a significant role in ensuring legal certainty, enhancing legal protection, reducing land disputes, and increasing the economic value of land. However, its effectiveness is influenced by public legal awareness, quality of land administration, human resources, and information technology development. Therefore, strengthening digital land administration systems, improving institutional capacity, and increasing public legal education are necessary to optimize land registration implementation.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adrian Sutedi. (2020). Peralihan hak atas tanah dan pendaftarannya. Sinar Grafika.
Ahmad Redi. (2021). Implementasi kebijakan pertanahan pasca reformasi agraria. Jurnal Bina Mulia Hukum, 6(1), 44–61.
A.P. Parlindungan. (2019). Pendaftaran tanah di Indonesia. Mandar Maju.
Badan Pusat Statistik. (2021–2025). Statistik Indonesia tahun 2021–2025.
Boedi Harsono. (2018). Hukum agraria Indonesia: Sejarah pembentukan Undang-Undang Pokok Agraria, isi dan pelaksanaannya. Universitas Trisakti.
David Palmer. (2023). Land governance and legal certainty in developing countries. Journal of Property, Planning and Environmental Law, 15(2), 115–130.
Dian Aries Mujiburohman. (2022). Transformasi digital dalam sistem pendaftaran tanah. Jurnal RechtsVinding, 11(3), 335–352.
Iwan Permadi. (2023). Efektivitas program PTSL dalam meningkatkan kepastian hukum hak atas tanah. Jurnal Arena Hukum, 16(1), 55–73.
Jaap Zevenbergen. (2021). Land administration systems and security of tenure. International Journal of Geo-Information, 10(7), 455.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional. (2021–2024). Laporan kinerja Kementerian ATR/BPN tahun 2021–2024.
Kementerian Hukum Republik Indonesia. (n.d.). JDIH Nasional: Dokumentasi dan informasi hukum nasional.
Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. (n.d.). JDIH Setneg: Peraturan perundang-undangan bidang agraria dan pertanahan.
Klaus Deininger, & Feder, G. (2020). Land registration, governance, and economic development. Land Use Policy, 95, Article 104582.
Mahkamah Agung Republik Indonesia. (n.d.). Laporan tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Maria S. W. Sumardjono. (2021). Kebijakan pertanahan antara regulasi dan implementasi. Kompas.
M. Ilham Arisaputra. (2023). Perlindungan hukum pemegang sertifikat hak atas tanah. Jurnal IUS Kajian Hukum dan Keadilan, 11(2), 201–219.
Mochammad Tanzil Multazam. (2021). Pendaftaran tanah sistematis lengkap sebagai instrumen kepastian hukum. Jurnal Yuridika, 36(3), 401–420.
Mukti Fajar ND. (2024). Optimalisasi pelayanan pertanahan melalui digitalisasi administrasi. Jurnal RechtsVinding, 13(1), 1–20.
Peter Mahmud Marzuki. (2021). Penelitian hukum. Kencana.
Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 6 Tahun 2018 tentang Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap.
Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun, dan Pendaftaran Tanah.
Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah.
Rachmadi Usman. (2022). Penyelesaian sengketa pertanahan dalam perspektif kepastian hukum. Jurnal De Jure, 22(4), 517–532.
Ridwan HR. (2021). Hukum administrasi negara. RajaGrafindo Persada.
Robin McLaren. (2021). Digital transformation of land administration systems. Land, 10(4), 415–430.
Satjipto Rahardjo. (2020). Ilmu hukum. Citra Aditya Bakti.
Soerjono Soekanto. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi penegakan hukum. Rajawali Pers.
Sudikno Mertokusumo. (2020). Mengenal hukum: Suatu pengantar. Cahaya Atma Pustaka.
Stig Enemark. (2022). Fit-for-purpose land administration and sustainable development. Survey Review, 54(385), 1–15.
Titik Triwulan Tutik. (2022). Kepastian hukum dalam sistem administrasi pertanahan nasional. Jurnal Fiat Justisia, 16(2), 184–205.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria.
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.
Urip Santoso. (2021). Pendaftaran dan peralihan hak atas tanah. Kencana Prenada Media Group.
Urip Santoso. (2022). Legal certainty of land registration in Indonesia. Jurnal RechtsVinding, 11(2), 145–162.
Yance Arizona. (2023). Hak atas tanah dan perlindungan masyarakat hukum adat. Jurnal Mimbar Hukum, 35(1), 76–95.
DOI: https://doi.org/10.5281/zenodo.23536786
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Muh. Reza Zulfikar, Taufiq Amini, Andi Sri Rezky Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
ISSN : 3025-6704





